Kalau kamu sedang mencari camilan beku serupa es krim namun dengan versi yang lebih segar dan kandungan buahnya yang lebih banyak, cobalah untuk memilih sorbet.
Secara tampilan, sorbet memang serupa dengan es krim. Sampai-sampai, banyak orang yang salah kaprah dan menganggap keduanya sama. Belum lagi, sorbet juga punya ‘kembaran’ bernama sherbet.
Padahal, sorbet itu jelas-jelas kudapan beku yang berbeda. Tapi, sebenarnya apa itu sorbet? Apa saja bahan-bahan yang digunakan untuk membuatnya? Cari tahu informasi seputar sorbet melalui artikel berikut ini!
Apa Itu Sorbet?
Sorbet adalah dessert yang terbuat dari buah beku yang dihaluskan, gula, dan air. Tak seperti es krim maupun gelato, sorbet tidak punya kandungan susu sama sekali.
Hal ini membuat teksturnya yang lebih ringan, segar, dan sedikit berpasir, serta rasa buah yang jauh lebih tajam karena tidak ada lemak susu yang melapisi lidah.
Sorbet biasanya memiliki varian rasa buah murni yang tajam seperti lemon, mangga, dan raspberry.
Rasa segar yang ditawarkan serta teksturnya yang cukup lembut (meski tak sehalus es krim) membuat sorbet cocok dihidangkan sebagai makanan pencuci mulut.
Selain itu, sebagai menu utama, sorbet juga tetap akan menjadi tandem yang tepat bagi kamu yang mencari kesegaran, terlebih saat cuaca sedang terik.
Bahan-Bahan untuk Membuat Sorbet
Salah satu aspek yang membedakan sorbet dan varian es krim lainnya adalah bahan. Nah, sorbet terbuat dari sejumlah bahan berikut ini:
1. Buah
Buah menjadi bahan utama dalam membuat sorbet. Dalam prosesnya, buah yang dipilih dapat berupa puree (buah yang telah dihancurkan), jus buah, atau menggabungkan keduanya.
Adapun buah yang biasanya dipilih adalah mangga, stroberi, lemon, nanas, dan masih banyak lagi. Sebetulnya semua jenis buah dapat dipilih sebagai bahan sorbet selama dianggap enak dan disukai.
Namun, sebagai catatan, semakin banyak kandungan air dalam buah akan lebih mudah Ketika dibuat menjadi sorbet.
2. Air
Fungsi bahan air dalam sorbet adalah untuk membentuk teksturnya supaya lebih lembut, serta menyeimbangkan rasa. Takar air secukupnya dan jangan terlalu banyak karena akan membuat adonan sorbet menjadi encer.
3. Pemanis (Gula)
Dalam membuat beragam dessert beku, pemanis akan selalu ada. Yang membedakan adalah intensitas penggunaannya. Nah, sorbet juga demikian. Kamu memerlukan gula agar dapat mencegah tekstur sorbet membeku seperti es yang keras.
Gula yang dipilih juga beragam, misalnya gula pasir, gula aren, madu, dan sebagainya.
Sejarah Sorbet
Secara historis, sorbet adalah evolusi dari sharbat, istilah Arab yang merujuk pada minuman sirup buah yang didinginkan dengan salju. Dilansir dari berbagai sumber, konsep ini kemudian menyebar ke Eropa melalui Sisilia, Italia, dan diadaptasi menjadi sorbetto dengan tekstur yang lebih padat.
Popularitasnya lantas makin melonjak setelah diperkenalkan ke kalangan bangsawan Prancis oleh Catherine de’ Medici, dan dijual di Paris oleh Café Procope pada abad ke-17, yang kemudian menjadikannya dasar bagi perkembangan hidangan penutup beku tanpa susu.
Manfaat Sorbet
Karena dibuat tanpa adanya campuran lemak susu, sorbet galibnya memiliki kandungan kalori yang lebih rendah ketimbang es krim. Nah, berikut adalah manfaat sorbet yang perlu kamu tahu:
- Bebas Produk Susu: Seperti yang dikatakan tadi, sorbet tidak mengandung produk susu sama sekali. Sebabnya, sorbet sangat aman bagi siapa saja yang alergi terhadap protein susu.
- Kaya Vitamin: Kalau dibuat dengan buah asli, sorbet bisa memiliki kandungan vitamin yang baik untuk tubuh, misalnya vitamin c dari stroberi, mangga, atau jeruk.
- Rendah Lemak: Sorbet hampir tidak mengandung lemak karena bahan dasarnya hanya buah dan air. Berbeda jauh dengan es krim yang kandungan lemaknya bisa mencapai 14-17% per 1 cone.
Meski menawarkan sejumlah manfaat, kamu mesti memperhatikan porsi saat mengonsumsinya, lantaran gula yang terkandung di dalamnya juga cukup tinggi.
Kandungan gula di sini berfungsi sebagai pembentuk tekstur supaya sorbet tidak membeku layaknya es batu yang keras.
Bagaimana, MOMO Friends, sesudah mengenal sorbet dan asal-usul serta manfaatnya, apakah kamu berminat mencobanya?