Mendengar kata sherbet, kamu barangkali akan terbayang dengan kain persegi panjang yang biasa dipakai untuk menyeka tangan atau mulut selepas makan.
Namun, sherbet yang dimaksud kali ini adalah salah satu jenis es krim yang sebenarnya sudah populer, namun terkadang masih dianggap sebagai ‘es krim’ seperti pada umumnya. Padahal, sherbet merupakan salah satu jenis es krim yang punya karakteristik sendiri.
Lantas, apa sebenarnya sherbet itu? Cari tahu selengkapnya melalui informasi berikut ini, ya, MOMO Friends!
Apa Itu Sherbet?
Sherbet adalah dessert beku yang tercipta dari campuran sari buah, gula, dan sedikit produk susu (susu, krim, atau putih telur).
Biasanya, varian rasa sherbet yang populer menggunakan buah jeruk maupun nanas karena adanya sentuhan susu yang dapat meredam keasaman buah.
Secara bahan, sherbet dan sorbet memiliki kemiripan. Bedanya, sorbet tidak menggunakan produk susu sama sekali.
Sementara jika dibandingkan dengan jenis es krim yang lain, kandungan susu yang terdapat pada sherbet jauh lebih kecil.
Jika es krim pada umumnya mengandung sedikitnya 10 persen lemak susu (atau bahkan 20 persen) sedangkan gelato 4-8 persen, sherbet hanya punya kandungan 1-2 persen lemak susu.
Nah, karena mengandung sedikit susu, tekstur sherbet lebih halus dan creamy ketimbang sorbet, tetapi tidak selembut es krim.
Apa Bedanya Sorbet dan Sherbet?
Setelah memahami sedikit tentang definisi sherbet, kamu pasti menemukan kesamaan antara sorbet dan sherbet, yang sama-sama berbahan buah dengan rasa yang cenderung mirip.
Namun, keduanya merupakan hidangan yang berbeda, lo, MOMO Friends. Nah, berikut perbedaan sherbet dan sorbet:
1. Bahan
Perbedaan sherbet dan sorbet yang paling kontras adalah dari penggunaan bahan baku pembuatan.
Sorbet terbuat dari buah beku yang kemudian dihaluskan dan ditambahkan gula serta air.
Sementara itu, sherbet menggunakan bahan yang sama, yakni buah, gula, dan air, tetapi dengan tambahan produk diary berupa lemak susu, dengan kandungan 1-2 persen.
2. Tekstur
Perbedaan komposisi bahan di atas menciptakan sensasi mulut yang sangat berlainan.
Karena tidak mengandung lemak sama sekali, sorbet memiliki tekstur yang cenderung kasar, ringan, dan terasa seperti kristal es halus yang tajam (icy) saat menyentuh lidah.
Di sisi lain, kehadiran sedikit lemak susu pada sherbet cukup untuk memecah kristal es tersebut menjadi jauh lebih lembut.
Hasilnya, sherbet menawarkan tekstur yang lebih padat, creamy, dan “membulat” di mulut, mirip es krim namun dengan after taste yang tetap terasa ringan dan tidak membuat enek.
3. Kandungan Nutrisi
Poin ini sangat penting bagi siapa saja yang memiliki pantangan makan tertentu.
Sorbet sering menjadi pilihan utama bagi kaum vegan atau mereka yang intoleransi laktosa (lactose intolerant), karena 100% bebas dari produk hewani dan susu.
Sorbet murni mengandalkan gula dan buah.
Karena sherbet mengandung sedikit susu, krim, atau bahkan putih telur untuk mendapatkan tekstur halusnya, maka jenis ini tidak ramah vegan dan tidak disarankan bagi mereka yang sensitif terhadap laktosa.
Namun, sherbet bisa menjadi opsi “jalan tengah” bagi mereka yang ingin menikmati dessert creamy tapi dengan lemak yang jauh lebih rendah dibandingkan es krim konvensional.
4. Profil Rasa
Perbedaan bahan juga berdampak langsung pada intensitas rasa yang dihasilkan. Karena sorbet murni terbuat dari buah dan gula, rasa yang muncul sangat tajam dan menonjolkan keasaman alami buah yang “nendang” di lidah.
Sorbet adalah definisi rasa buah yang sesungguhnya. Sementara itu, tambahan produk susu pada sherbet berfungsi sebagai penyeimbang yang meredam ketajaman rasa asam tersebut.
Akibatnya, sherbet memiliki rasa yang lebih ringan, manis dan lembut, dan sedikit milky.
Tertarik Mencoba Sherbet?
Sherbet merupakan dessert beku yang sangat mirip dengan sorbet, dengan tekstur yang lebih lembut tetapi tidak sehalus es krim.
Rasanya yang segar dan creamy sangat cocok untuk hidangan pencuci mulut atau menu utama ketika kamu mencari hidangan beku yang lezat.
Bagaimana, MOMO Friends, setelah tahu apa itu sherbet dan bedanya dengan sorbet, apakah kamu berminat mencobanya?