Teh oolong adalah jenis teh tradisional yang datang dari Tiongkok, negara penghasil teh terbesar di dunia.
Seperti halnya teh yang lain, misalnya teh hitam atau teh hijau, teh oolong juga berasal dari daun Camellia Sinensis.
Lalu, sebenarnya apa itu teh oolong, dan apa bedanya dengan teh hitam dan teh hijau? MOMOYO akan berikan jawabannya untukmu berikut ini!
Apa Itu Teh Oolong?
Teh oolong adalah teh yang telah melalui proses semi-oksidasi, yang membedakannya dengan teh hijau dan teh hitam.
Teh hijau tidak dioksidasi, sementara teh hitam dioksidasi secara menyeluruh. Nah, teh oolong di tengah-tengahnya, sebab ia hanya dioksidasi sebagian.
Selain itu, tak seperti pada jenis teh lain yang memilih pucuk daun yang lebih muda, teh oolong justru menggunakan daun yang lebih matang, sehingga dipanen lebih lambat demi menghasilkan kedalaman rasa yang sempurna.
Berapa Kandungan Kafein Teh Oolong?
Selayaknya daun teh yang lain, teh oolong memiliki kandungan kafein yang tinggi, mengungguli teh hijau dan teh hitam.
Studi komparatif yang dilakukan oleh Rahmah, Setiawan, dan Yusuf (2023) mengungkapkan perbedaan signifikan pada kadar kafein dalam tiga jenis teh.
Melalui proses ekstraksi yang direplikasi tiga kali, ditemukan bahwa teh oolong memiliki konsentrasi kafein tertinggi, yakni rata-rata mencapai 240 mg (0,120%). Angka ini lebih tinggi dibandingkan teh hitam yang berada di kisaran 150-160 mg, dan teh hijau yang memiliki kadar terendah, yaitu sekitar 110 mg (0,055%).
Jadi, untuk memenuhi kebutuhan kafein selain kopi, kamu bisa menjatuhkan pilihan alternatif yang menggunakan teh oolong.
Perbedaan Teh Oolong, Teh Hijau, dan Teh Hitam
Sebagai salah satu jenis teh yang populer, tak sedikit orang yang sulit membedakan terutama jika disandingkan dengan black tea. Nah, untuk mengatasi hal itu, kamu bisa menyimak perbedaan teh oolong, teh hijau, dan teh hitam berikut ini:
| Aspek | Teh Hijau (Green Tea) | Teh Oolong (Wulong) | Teh Hitam (Black Tea) |
| Proses Oksidasi | Tidak Teroksidasi (0%) | Semi-Oksidasi (Sebagian) | Teroksidasi Penuh (100%) |
| Warna Seduhan | Hijau kekuningan / Bening | Kuning emas hingga cokelat muda | Merah tua hingga cokelat pekat |
| Rasa | Segar, grassy (rumput), nabati | Kompleks, floral (bunga), creamy | Kuat (bold), malty, manis |
| Kafein | Rendah – (110 mg (0,055%) | Sedang (150-160 mg) | Tinggi – 240 mg (0,120%) |
Manfaat Teh Oolong
Dikutip dari Tea Drops, berikut beberapa manfaat teh oolong yang perlu kamu tahu:
1. Menurunkan Berat Badan
Teh oolong menjadi solusi ampuh bagi siapa pun yang sedang menjalani program diet karena kemampuannya dalam mempercepat metabolisme tubuh.
Kandungan kafein dan enzim aktif di dalamnya bekerja secara kompak untuk mendorong oksidasi lemak.
Bahkan sebuah penelitian menunjukkan efektivitasnya dalam mengurangi lemak di area perut.
Dengan meningkatkan pengeluaran energi tubuh, konsumsi teh ini secara rutin dapat membantu mencapai berat badan dengan lebih efisien.
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Meskipun merupakan jenis teh, oolong justru memiliki khasiat unik untuk menenangkan pikiran dan membantu mengatasi masalah susah tidur. Hal dikarenakan kandungan asam amino bernama L-theanine yang berfungsi merangsang gelombang alfa di otak, menciptakan efek relaksasi yang dalam dan mengurangi tingkat stres.
Efek menenangkan ini membantu tubuh beristirahat lebih cepat dan menjadikan kualitas tidur lebih nyenyak di malam hari.
3. Menjaga Kesehatan Usus dan Pencernaan
Teh oolong berperan penting dalam memelihara keseimbangan ekosistem dalam perut dengan cara mendorong pertumbuhan bakteri baik atau mikrobioma usus. Keseimbangan bakteri ini sangat krusial, sebab tidak hanya untuk kelancaran pencernaan, melainkan juga sebagai kerangka utama sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Dengan usus yang sehat, penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal dan pertahanan tubuh terhadap penyakit ikut meningkat.
3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe-2
Manfaat teh oolong yang berikutnya menawarkan perlindungan signifikan terhadap risiko diabetes, khususnya tipe-2.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi rutin teh ini selama jangka waktu tertentu, misalnya 30 hari, dapat membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah secara efektif. Kemampuan ini menjadikan teh oolong sebagai pilihan minuman yang aman dan bermanfaat bagi mereka yang perlu mengontrol kadar gula darah.
4. Memperkuat Sistem Imunitas Tubuh
Sebagai benteng pertahanan kesehatan, teh oolong diperkaya dengan ragam antioksidan polifenol seperti theaflavins, thearubigins, dan EGCG. Konsentrasi antioksidan yang tinggi ini bekerja melawan radikal bebas yang merusak sel, sehingga daya tahan tubuh menjadi lebih tangguh dalam menangkal berbagai penyakit. Bahkan, beberapa penelitian menempatkan teh oolong sebagai salah satu varian teh dengan kadar antioksidan yang lebih unggul dibandingkan jenis lainnya.
Coba Teh Oolong di MOMOYO Sekarang!
Itulah tadi ulasan seputar teh oolong, varian teh tradisional asal Tiongkok dengan rasa yang khas.
Kalau penasaran dengan variasi rasanya yang beragam lantaran proses oksidasinya yang juga berbeda, salah satu spot teh oolong yang bisa kamu datangi adalah gerai MOMOYO.
Di MOMOYO, ada minuman teh yang diracik dengan teh oolong. Pada series Milk Tea, kamu bisa memesan Milk Tea atau Aren Milk Tea, dengan kreasi kreatif MOMOYO.
Kamu bisa sesuaikan sendiri tingkat kemanisannya, jadi tidak khawatir kalau rasanya akan terlalu manis.
Ayo, rasakan keunikan rasa teh oolong di gerai MOMOYO terdekatmu!