Cara Membuat Egg Waffle dengan Mudah di Rumah

Egg waffle adalah jajanan khas Hong Kong yang kini mulai populer di Indonesia.

Bentuknya yang unik menyerupai telur puyuh dan rasanya yang lezat membuatnya tak sulit mendapatkan popularitas.

Cara membuat egg waffle di rumah sangatlah mudah, tapi kamu perlu menyiapkan cetakan khusus. Selebihnya, bahan-bahan yang dibutuhkan juga cukup mudah untuk dijangkau.

Yuk, ikuti langkah-langkah dan resep membuat egg waffle sendiri di rumah!

Resep dan Langkah-Langkah Membuat Egg Waffle

ilustrasi egg waffle
Camilan Egg Waflle. Sumber: Wikimedia Commons

Sebelum memulai, pastikan kamu punya alat utamanya:

  1. Cetakan Egg Waffle: Bisa berupa cetakan teflon (untuk kompor) atau mesin elektrik.
  2. Mixer atau Whisk: Untuk mengaduk adonan.
  3. Kipas Angin (Opsional tapi Penting): Rahasia agar waffle tetap renyah.

Bahan-Bahan

Kunci dari tekstur crispy dan kenyal dan agak lengket ada pada kombinasi tepungnya. Jadi, jangan cuma pakai tepung terigu saja.

Bahan Kering:

  • 140 gram Tepung terigu protein sedang (Segitiga Biru).
  • 20 gram Tepung tapioka (kunci tekstur kenyal).
  • 20 gram Tepung maizena (atau bubuk custard untuk warna lebih cantik dan aroma wangi).
  • 2 sdt Baking powder (pastikan masih aktif).
  • 100 gram Gula pasir.

Bahan Basah:

  • 2 butir Telur ayam.
  • 50 ml Susu kental manis atau susu evaporasi (untuk rasa lebih creamy).
  • 100-150 ml Air (sesuaikan kekentalan).
  • 2 sdm Minyak sayur atau mentega leleh.
  • 1 sdt Ekstrak vanila (wajib, untuk aroma khas).

Isian/Toping (Sesuai Selera):

  • Keju cheddar parut atau potong dadu kecil.
  • Chocochips.
  • Selai cokelat/stroberi.

Tahap 1: Mencampur Adonan

  1. Ayak Bahan Kering: Dalam satu wadah, campurkan tepung terigu, tapioka, maizena, dan baking powder. Ayak agar tidak ada yang menggumpal. Masukkan gula pasir, lalu aduk rata.
  2. Kocok Telur: Di wadah lain, kocok telur, susu kental manis, air, dan vanila hingga tercampur rata.
  3. Penggabungan: Tuangkan campuran bahan basah ke dalam campuran bahan kering sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk.
  4. Tambahkan Lemak: Masukkan minyak sayur atau mentega leleh. Aduk hingga adonan licin dan tidak bergerindil. Jangan overmix (mengaduk berlebihan) karena akan membuat waffle menjadi keras/alot. Cukup sampai tercampur rata.
  5. Diamkan Adonan: Tutup wadah dengan kain bersih atau plastic wrap. Diamkan adonan selama 30 menit. Ini adalah tahap krusial agar baking powder bekerja dan gluten rileks, sehingga hasil waffle bisa mengembang sempurna.

Tahap 2: Memanggang

  1. Panaskan Cetakan: Panaskan cetakan egg waffle di atas api sedang-kecil. Olesi kedua sisi cetakan dengan sedikit minyak/mentega agar tidak lengket.
  2. Tuang Adonan: Tuangkan adonan ke cetakan (jangan terlalu penuh, cukup ratakan hingga menutupi lubang-lubang bulatan).
  3. Beri Isian: Jika ingin menggunakan isian (seperti keju atau chocochips), taburkan sekarang di atas adonan basah.
  4. Balik Cetakan: Segera tutup cetakan dan langsung balikkan cetakan agar adonan mengalir mengisi bulatan di sisi atas cetakan, sehingga bentuk bulatnya sempurna di kedua sisi.
  5. Masak: Panggang selama 2-3 menit di setiap sisi atau hingga berwarna kuning kecokelatan (golden brown).

Tahap 3: Pendinginan (Rahasia Kerenyahan)

  1. Angkat waffle dari cetakan. Kalau kamu merasa waffle sedikit lembek saat panas, itu wajar.
  2. Letakkan di atas jaring kawat atau lengkungkan di dalam gelas agar bentuknya melengkung.
  3. Kipas: Angin-anginkan sebentar (bisa pakai kipas tangan atau kipas angin listrik) selama 1-2 menit. Proses ini akan membuat uap panas keluar dan kulit luar waffle mengeras menjadi sangat renyah.

Tips dan Trik Membuat Egg Waffle Anti Gagal

Meski cara membuat egg waffle terbilang sederhana, namun tak sedikit yang hasilnya optimal. Hal ini disebabkan oleh adonan yang terlalu encer, atau pada saat memanggang yang caranya masih kurang tepat.

Tapi tak perlu khawatir, sebab kamu akan mendapatkan tips yang akan membuat egg waffle buatanmu menjadi sempurna.

  • Jangan Skip Tepung Tapioka: Banyak resep gagal mendapatkan tekstur “kenyal di dalam” karena hanya memakai terigu. Tapioka adalah kuncinya. Lain kali, kombinasikan beberapa jenis tepung sesuai dengan resep bahan di atas, ya, MOMO Friends.
  • Bubuk Custard: Kalau kamu punya custard powder, gunakan sebagai pengganti maizena. Sebab, ini akan memberikan warna kuning telur yang cantik dan aroma yang lebih wangi seperti di mal.
  • Suhu Cetakan: Pastikan cetakan sudah benar-benar panas sebelum adonan dituang. Jika cetakan kurang panas, adonan tidak akan membentuk kulit yang krispi.
  • Variasi Rasa: Kamu bisa menambahkan bubuk cokelat, matcha, atau pasta pandan ke dalam adonan cair untuk variasi warna dan rasa kulit.

Cara Menikmati Egg Waffle Agar Lebih Nikmat

Egg Waffle paling nikmat disantap selagi hangat. Kamu bisa memakannya polosan (original), atau membuatnya lebih mewah dengan beberapa cara berikut:

  1. Ditekuk dan dimasukkan ke dalam cup, lalu diberi topping es krim di atasnya.
  2. Disiram saus cokelat dan taburan kacang.
  3. Diberi taburan gula halus untuk rasa manis yang ringan.

Selamat mencoba membuat camilan hits ini di dapurmu sendiri!

Mau Lebih Praktis? Mampir ke Gerai MOMOYO Saja!

@momoyo.id Salah satu list yang harus di coba saat weekend : Egg Waffle! #momoyo #icecream #momoyonewproduct #fyp #momoyoeggwaffle ♬ original sound – Momoyo.id

Kalau kamu sudah mencoba buat egg waffle dan menilai rasanya masih kurang, kamu bisa mampir ke gerai MOMOYO untuk mencoba egg waffle spesial dari MOMOYO.

Terdapat beberapa varian egg waffle yang bisa kamu cicipi, seperti Original Egg Waffle.

Selain itu, ada juga jenis egg waffle dengan tambahan es krim sundae di atasnya dalam sajian waffle ice cream, yaitu Oreo Egg Waffle, Strawberry Egg Waffle, Mango Egg Waffle, dan Choco Egg Waffle.

Kamu bisa coba yang original, atau yang ada es krim di atasnya. Tapi, kalau mau coba keduanya, bisa juga, kok, MOMO Friends! Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *