Bisnis es krim adalah salah satu opsi dalam menjalankan usaha yang potensial. Sebab, ia termasuk dalam kategori F&B—yang pasarnya luas. Lalu, peluang bisnis es krim di Indonesia sendiri juga masih terbuka mengingat permintaannya diproyeksi meningkat hingga setidaknya satu dekade ke depan.
Belum lagi, adanya media sosial dan segala dinamika tren yang ada semakin memperlebar kesempatan untuk memulainya.
Akan tetapi, bagi pemula, memulai bisnis es krim terdengar begitu sulit dan kompleks.
Melalui artikel ini, MOMOYO sebagai merek es krim lokal kekinian bakal memberikan sejumlah cara dan tips sukses dalam memulainya.
Jadi, tak usah berlama-lama lagi, mari simak ragam informasinya berikut ini, MOMO Friends!
Mengapa Kamu Harus Pilih Bisnis Es Krim?
Dalam berbisnis, sebetulnya kamu boleh saja memilih industri apa pun. Namun, es krim jadi salah satu opsi yang berpeluang karena beberapa hal berikut ini:
1. Meningkatnya Permintaan
Alasan kenapa kamu sebaiknya mempertimbangkan bisnis es krim adalah adanya peningkatan permintaan terhadap hidangan beku yang satu ini.
Mengutip viva.co.id, jumlah konsumsi es krim di kalangan masyarakat Indonesia meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2013-2018, misalnya, sebanyak 0,63 liter es krim dikonsumsi per orang setiap tahun, kemudian meningkat lagi jadi 0,73 liter per orang per tahun pada 2019-2020. Bukan tidak mungkin pada tahun-tahun mendatang, permintaan akan es krim akan semakin tinggi.
Peningkatan ini tentu diiringi oleh permintaan dan keterjangkauan es krim di kalangan masyarakat.
Selain itu, peran media sosial dan perubahan tren juga membuat es krim yang dulunya barangkali hanya dikonsumsi secara musiman, kini menjadi camilan yang identik dengan moodboster dan cocok dikonsumsi kapan saja.
2. Kekuatan Visual di Media Sosial
Es krim adalah produk yang sangat menarik secara visual. Perpaduan warna yang cantik, topping yang melimpah, hingga kemasan yang unik membuatnya sangat mudah viral.
Zaman sekarang, tak jarang pelanggan akan dengan senang hati mengunggah foto es krim mereka secara sukarela.
Ini bisa jadi cara yang sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu tanpa biaya tambahan yang besar.
3. Target Audiens yang Luas
Tak seperti bisnis lain yang punya target audiens spesifik, es krim justru kebalikannya.
Mengutip laporan dari Statista (via Goodstats), dari total 2.093 responden yang disurvei, mayoritas penikmat es krim justru datang dari kalangan usia produktif:
- 38% (795 responden) berada di rentang usia 18 – 29 tahun.
- 37% (774 responden) berada di rentang usia 30 – 39 tahun.
Data ini membuktikan kalau penikmat es krim didominasi oleh anak muda dan dewasa muda yang punya mobilitas tinggi serta daya beli yang kuat.
Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi kamu yang ingin memulai bisnis es krim, karena pangsa pasarnya sudah terbentuk dan sangat besar.
4. Fleksibilitas Menu
Kelebihan lain jika kamu menjalankan bisnis es krim adalah fleksibilitas menunya. Asal kamu tahu, dunia es krim sangat dinamis.
Kamu bisa terus berinovasi dengan menggabungkan es krim dengan berbagai bahan lain, seperti kopi (affogato), buah segar, biskuit, hingga varian rasa lokal yang unik.
Fleksibilitas ini membuat bisnis es krim tidak mudah membosankan dan selalu punya alasan untuk membuat pelanggan datang kembali (repeat order).
Cara Memulai Bisnis Es Krim
Setelah tahu empat alasan mengapa bisnis es krim layak kamu pertimgangkan, mari kita kupas bagaimana cara memulainya berikut ini.
1. Riset Pasar dan Target Audiens
Kamu bisa pakai data yang kita bahas sebelumnya. Karena mayoritas penikmat es krim berada di usia 18-39 tahun, pastikan konsep bisnismu sesuai dengan selera mereka.
Atau kamu ingin menyasar kalangan yang lebih muda? Kamu bisa tentukan sejak awal.
2. Tentukan Konsep dan Nama Brand
Selanjutnya, silakan pilih konsep produk es krim yang sesuai dengan target audiens kamu.
Pilih apakah kamu ingin menjual soft serve, gelato, atau es krim tradisional. Tak lupa, buatlah nama brand yang mudah diingat dan diucap.
Pastikan brand kamu punya ciri khas, misalnya varian rasa lokal yang unik atau topping yang tidak ada di tempat lain.
Hal ini bakal membuat brand dan produkmu standout di mata konsumen.
3. Pilih Lokasi yang Strategis
Lokasi menjadi penentu utama terhadap keberhasilan bisnis es krim. Dalam hal ini, kamu mesti memilih lokasi yang strategis atau ramai dengan aktivitas, misalnya lokasi dekat sekolahan, perkantoran, dan sebagainya.
Jangan memaksakan buka gerai di lokasi yang kurang strategis walaupun itu adalah milikmu sendiri.
4. Gunakan Bahan Berkualitas
Produk yang berkualitas berasal dari bahan yang berkualitas pula. Maka dari itu, pakailah bahan-bahan dan peralatan yang kualitasnya bagus.
Kalau kamu konsisten menyediakan es krim dengan rasa dan bahan berkualitas, kamu bisa menciptakan branding yang premium dan harga yang worth it di mata audiens.
Sementara itu, kualitas yang konsisten akan mengubah pembeli pertama menjadi pelanggan setia (loyal customers).
Ingat, rasa tidak pernah berbohong, dan pelanggan akan selalu kembali ke tempat yang memberikan kualitas terbaik bagi mereka.
Itulah mengapa, di MOMOYO, kami tidak pernah berkompromi soal standar bahan baku agar setiap kemitraan memiliki pondasi brand yang kuat sejak hari pertama.
5. Manfaatkan Content Marketing untuk Promosi
Ini adalah strategi pemasaran melalui berbagai platform media sosial atau website untuk menjangkau audiens seluas-luasnya.
Cara ini sudah diterapkan oleh banyak merek bisnis di bidang lain hingga es krim, termasuk MOMOYO.
Dengan strategi ini, kamu bisa melihat kalau MOMOYO sekarang telah menjadi salah satu merek es krim lokal dengan popularitas yang kuat.
Buatlah konten yang menarik dan bernilai bagi audiens, baik dalam bentuk gambar atau video.
Mrene Digital Agency dalam surveinya mengungkapkan tiga alasan utama mengapa konsumen mengikuti akun media sosial milik suatu brand, mengutip Antara.
Dalam survei tersebut, dari 1000 responden, sebanyak 89 persen menjawab karena bisa memperoleh informasi terkait produk baru, 77,4 persen menjawab jika mereka mengikuti akun milik suatu brand, mereka bisa mendapatkan informasi promo atau diskon eksklusif. Sementara 51,9 persen menyebut dapat memperoleh edukasi seputar produk/industri.
Dengan pemanfaatan content marketing yang optimal, kamu bisa mendulang pengikut organik dan menyulapnya menjadi pelanggan.
6. Iklankan Secara Online
Selain content marketing, kamu juga sebaiknya mengoptimalkan promosi bisnis es krim melalui iklan online.
Cara ini memang membutuhkan biaya, namun hasilnya jauh lebih cepat dalam menjangkau audiens yang tepat.
Menariknya, kamu bisa mulai dengan modal kecil, misalnya Rp15.000 hingga Rp50.000 saja per hari.
Gunakan iklan untuk strategi jangka pendek yang instan, dan content marketing untuk investasi jangka panjang. Kombinasi keduanya akan mempercepat pertumbuhan bisnismu secara signifikan.
7. Ciptakan Inovasi Menu
Cara menjalankan bisnis es krim yang tak kalah penting adalah rutin menciptakan inovasi menu.
Seperti yang diketahui, es krim adalah dessert yang sangat fleksibel. Bahkan hanya dengan satu basis rasa, misalnya cokelat, kamu bisa menyulapnya menjadi puluhan variasi menu, entah dari segi topping, saus, sampai metode penyajiannya yang menggugah selera.
Inovasi menu adalah bentuk strategi untuk bertahan di tengah persaingan pasar yang ketat.
Untuk melakukannya, kamu perlu mengamati tren yang ada, misalnya melalui media sosial atau riset pasar dengan terjun langsung mengunjungi gerai-gerai es krim yang ada.
Apa yang Perlu Dihindari?
Agar perjalanan bisnismu lebih mulus dan terhindar dari kerugian yang tidak perlu, berikut adalah beberapa poin krusial yang perlu kamu hindari:
1. Mengabaikan Konsistensi Kualitas
Kesalahan paling fatal dalam bisnis F&B adalah membiarkan standar rasa dan kualitas produk berubah-ubah.
Pelanggan kembali karena mereka menginginkan pengalaman rasa yang sama dengan saat pertama kali mereka jatuh cinta pada produkmu.
Sekali saja kamu menurunkan standar bahan baku atau lalai dalam kontrol suhu penyimpanan, kepercayaan pelanggan akan runtuh.
Di MOMOYO, kami sangat menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama untuk mengubah pembeli sekali jalan menjadi pelanggan setia yang akan merekomendasikan brand kamu secara sukarela.
2. Pelayanan yang Tidak Ramah
Ingatlah bahwa es krim sering kali dibeli sebagai moodbooster atau perayaan kecil bagi pelanggan.
Pelayanan yang dingin, tidak responsif, atau kurang ramah bakal merusak seluruh pengalaman konsumen, meskipun produk yang kamu jual sangat enak.
Dalam industri jasa, interaksi antara staf dan pembeli adalah bagian dari “produk” itu sendiri.
Jadi, jangan sampai atmosfer geraimu yang sudah dibangun dengan cantik jadi sia-sia hanya karena kurangnya pelatihan etika pelayanan bagi tim garda depan kamu.
3. Meremehkan Kebersihan
Kebersihan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam bisnis makanan beku. Es krim sangat sensitif terhadap kontaminasi, dan gerai yang terlihat tidak terawat akan memberikan kesan buruk secara instan.
Pastikan area pembuatan, mesin es krim, hingga meja pelanggan selalu dalam keadaan higienis.
Lingkungan yang bersih membawa rasa nyaman yang membuat pelanggan betah berlama-lama dan merasa bahwa uang yang mereka keluarkan sebanding dengan standar kebersihan yang mereka dapatkan.
4. Terlalu Fokus pada Tren
Inovasi memang penting, tapi jangan sampai kamu terlalu sibuk mengejar tren musiman hingga melupakan menu signature yang menjadi identitas bisnismu. Kesalahan yang sering terjadi adalah menggonta-ganti menu terlalu cepat sebelum pelanggan sempat mengenali keunggulan produkmu yang sebenarnya.
Fokuslah untuk memantapkan kualitas menu utama lebih dulu sebelum melompat ke eksperimen rasa yang beragam.
5. Pengelolaan Keuangan yang Berantakan
Banyak bisnis pemula tumbang karena aliran kas (cash flow) yang tidak teratur. Hindari mencampuradukkan keuangan pribadi dengan uang hasil bisnis.
Tanpa pembukuan yang jelas, kamu akan kesulitan memantau berapa biaya operasional yang sebenarnya, berapa keuntungan bersih, serta kapan waktunya untuk melakukan pengadaan bahan baku kembali.
Siap Memulai Bisnis Es Krim?
Memulai langkah pertama dalam dunia bisnis memang tidak pernah mudah.
Tapi, dengan panduan yang tepat, perjalananmu akan terasa lebih terarah. Es krim adalah produk yang membawa kebahagiaan bagi penikmatnya, dan menjadi bagian dari penyebar kebahagiaan tersebut adalah peluang yang sangat manis untuk dilewatkan.
Jadi, setelah tahu cara memulai bisnis es krim, apakah kamu sudah siap untuk menyulap rencanamu jadi gerai es krim yang ramai pelanggan? Jangan ragu untuk terus belajar dan berinovasi, karena setiap pengusaha besar selalu dimulai dari satu langkah kecil yang berani.
Untuk mewujudkan hal itu, kamu juga bisa, lo, menjalankan bisnis es krim dengan dukungan sistem yang sudah teruji.
Caranya, kamu bisa bergabung dengan Kemitraan MOMOYO. Kami menyediakan paket usaha es krim dengan keuntungan 100% untuk mitra (tanpa bagi hasil).
Sudah lebih dari 1000+ mitra di tanah air mewujudkan mimpinya menjadi pemilik gerai es krim kekinian dengan potensi keuntungan yang menarik.
Dengan kekuatan merek MOMOYO, kamu tak lagi perlu melakukan semuanya dari nol. Mulai langkah suksesmu dengan bisnis es krim, MOMO Friends!