Frozen yogurt atau froyo adalah hidangan penutup beku yang terbuat dari campuran yogurt dan terkadang produk susu lainnya.
Meski tampilannya menyerupai es krim, froyo menawarkan rasa yang lebih asam dan segar dengan kandungan lemak yang umumnya lebih rendah.
Bagi kamu yang mencari alternatif dessert yang lebih ringan tapi tetap bisa dipadukan dengan berbagai topping, froyo adalah jawabannya.
Tapi, sebelum itu, mari kita berkenalan lebih lanjut dengan froyo, yuk, MOMO Friends!
Apa Itu Froyo?
Froyo adalah dessert beku yang memadukan tekstur lembut es krim dengan kesegaran khas yogurt.
Berbeda dengan dessert beku tradisional yang memakai krim kental sebagai bahan utamanya, froyo menggunakan susu yang telah melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri baik.
Proses inilah yang memberikan karakteristik rasa unik pada froyo. Kamu akan mendapatkan sensasi antara manis seimbang dan sedikit asam yang menyegarkan di lidah.
Akan tetapi, karena tren hidangan penutup beku semakin berkembang, froyo semakin punya banyak inovasi rasa maupun topping-nya, misalnya buah-buahan, matcha, hingga cokelat dan vanilla.
Sejarah Froyo
Era kemunculan frozen yogurt atau froyo bermula di Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Perusahaan susu H.P. Hood menjadi pelopornya dengan memperkenalkan “Frogurt”, sebuah camilan soft-serve yang mencoba menawarkan sensasi es krim namun dengan karakteristik yogurt.
Tak lama kemudian, merek besar Dannon ikut meramaikan pasar dengan merilis “Danny” pada tahun 1979, yaitu froyo dalam kemasan stik berlapis cokelat yang menjadi cikal bakal froyo dikenal secara luas.
Meskipun hadir sebagai inovasi baru, froyo awalnya sempat sulit diterima oleh lidah masyarakat. Pada masa itu, rasa froyo dianggap terlalu asam karena formulasinya masih sangat mirip dengan yogurt asli.
Konsumen yang terbiasa dengan rasa manis legit es krim merasa froyo generasi pertama ini kurang memanjakan lidah mereka.
Titik balik kesuksesan froyo barulah terjadi pada tahun 1980-an, saat formulanya mulai disempurnakan menjadi lebih manis dan lembut.
Momentum ini juga bertepatan dengan meningkatnya tren pola hidup sehat di masyarakat yang mencari alternatif camilan rendah lemak. Sejak saat itu, froyo resmi menanggalkan citra “makanan kesehatan yang asam” menjadi camilan beku favorit yang menyegarkan hingga hari ini.
Kandungan Nutrisi yang ada dalam Frozen Yogurt
Mengutip HelloSehat, berikut adalah ringkasan kandungan nutrisi frozen yogurt (froyo) dalam takaran setengah cangkir:
- Kalori: Mengandung sekitar 110 kalori (jika menggunakan susu murni) atau hanya sekitar 80 kalori jika menggunakan susu tanpa lemak.
- Lemak: Memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 2 gram lemak (dengan 2 gram lemak jenuh). Bahkan bisa bebas lemak jika memilih varian sugar-free dan non-fat.
- Gula: Cenderung lebih tinggi dibandingkan es krim, yakni sekitar 17 gram. Hal ini karena adanya tambahan gula untuk memperkuat rasa akibat absennya lemak.
- Karbohidrat: Mengandung sekitar 22 gram karbohidrat, yang berasal dari proses pencernaan pati dan gula.
- Sodium: Memiliki kandungan sodium sekitar 67 mg.
- Kalsium: Sebagai produk turunan susu, froyo kaya akan kalsium yang baik untuk tubuh.
Perbedaan Froyo dan Es Krim
Seperti yang telah disebutkan tadi, bahwa froyo kerap disebut es krim mengingat kemiripan teksturnya. Padahal, ada beberapa perbedaan antara es krim dan froyo berikut ini:
1. Bahan Baku Utama
Perbedaan paling mencolok terletak pada bahan dasarnya. Es krim dibuat dengan mencampurkan susu dan krim kental dalam jumlah banyak.
Inilah yang memberikan tekstur sangat padat dan berminyak pada es krim.
Sementara itu, froyo menggunakan susu yang difermentasi (yogurt). Karena menggunakan yogurt, froyo mengandung bakteri baik yang biasanya tidak ditemukan pada es krim biasa.
2. Kandungan Lemak dan Kalori
Karena es krim menggunakan krim kental, kandungan lemak jenuhnya otomatis jauh lebih tinggi. Hal ini membuat es krim terasa lebih “berat” di lidah.
Di sisi lain, froyo adalah pilihan yang lebih ringan karena yogurt secara alami menyimpan kadar lemak yang lebih rendah.
Jadi, kalau kamu yang tengah menjaga berat badan atau ingin dessert yang tidak terlalu membebani tubuh, froyo bisa menjadi alternatif yang bisa kamu pilih.
3. Profil Rasa dan Tekstur
Es krim didominasi oleh rasa manis yang creamy dan legit karena kandungan lemak susunya. Teksturnya pun cenderung lebih tebal dan lambat meleleh.
Sedangkan, froyo menawarkan sensasi rasa yang lebih kompleks. Ada perpaduan antara manis dan asam yang segar.
Tekstur froyo terasa lebih ringan, halus, dan tidak membuat kamu cepat merasa enek.
4. Proses Pembuatan
Proses pembuatan es krim melibatkan pengadukan yang bertujuan untuk memasukkan udara agar teksturnya mengembang dan lembut.
Froyo juga melalui proses serupa, tapi karena bahan utamanya adalah produk fermentasi, hasil akhirnya tetap memiliki karakteristik tekstur yang sedikit berbeda.
Setelah tahu apa itu froyo serta perbedaan es krim dan frozen yoghurt, kamu lebih suka yang mana, MOMO Friends?