{"id":1753,"date":"2026-02-07T12:08:17","date_gmt":"2026-02-07T05:08:17","guid":{"rendered":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/?p=1753"},"modified":"2026-02-21T09:32:29","modified_gmt":"2026-02-21T02:32:29","slug":"froyo-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/froyo-adalah\/","title":{"rendered":"Mengenal Froyo, Dessert Beku yang Rendah Lemak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frozen yogurt atau froyo adalah hidangan penutup beku yang terbuat dari campuran yogurt dan terkadang produk susu lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski tampilannya menyerupai <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/es-krim-termasuk-makanan-atau-minuman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">es krim<\/a>, froyo menawarkan rasa yang lebih asam dan segar dengan kandungan lemak yang umumnya lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang mencari alternatif dessert yang lebih ringan tapi tetap bisa dipadukan dengan berbagai topping, froyo adalah jawabannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, sebelum itu, mari kita berkenalan lebih lanjut dengan froyo, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, MOMO Friends!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Froyo?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Froyo adalah dessert beku yang memadukan tekstur lembut es krim dengan kesegaran khas yogurt.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan dessert beku tradisional yang memakai krim kental sebagai bahan utamanya, froyo menggunakan susu yang telah melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses inilah yang memberikan karakteristik rasa unik pada froyo. Kamu akan mendapatkan sensasi antara manis seimbang dan sedikit asam yang menyegarkan di lidah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, karena tren hidangan penutup beku semakin berkembang, froyo semakin punya banyak inovasi rasa maupun topping-nya, misalnya buah-buahan, matcha, hingga cokelat dan vanilla.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sejarah Froyo<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"2\">Era kemunculan frozen yogurt atau froyo bermula di Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Perusahaan susu H.P. Hood menjadi pelopornya dengan memperkenalkan &#8220;Frogurt&#8221;, sebuah camilan soft-serve yang mencoba menawarkan sensasi es krim namun dengan karakteristik yogurt.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Tak lama kemudian, merek besar Dannon ikut meramaikan pasar dengan merilis &#8220;Danny&#8221; pada tahun 1979, yaitu froyo dalam kemasan stik berlapis cokelat yang menjadi cikal bakal froyo dikenal secara luas.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\">Meskipun hadir sebagai inovasi baru, froyo awalnya sempat sulit diterima oleh lidah masyarakat. Pada masa itu, rasa froyo dianggap terlalu asam karena formulasinya masih sangat mirip dengan yogurt asli.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\">Konsumen yang terbiasa dengan rasa manis legit es krim merasa froyo generasi pertama ini kurang memanjakan lidah mereka.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Titik balik kesuksesan froyo barulah terjadi pada tahun 1980-an, saat formulanya mulai disempurnakan menjadi lebih manis dan lembut.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Momentum ini juga bertepatan dengan meningkatnya tren pola hidup sehat di masyarakat yang mencari alternatif camilan rendah lemak. Sejak saat itu, froyo resmi menanggalkan citra &#8220;makanan kesehatan yang asam&#8221; menjadi camilan beku favorit yang menyegarkan hingga hari ini.<\/p>\n<h2><b>Kandungan Nutrisi yang ada dalam Frozen Yogurt<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">HelloSehat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, berikut adalah ringkasan kandungan nutrisi frozen yogurt (froyo) dalam takaran setengah cangkir:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalori: Mengandung sekitar 110 kalori (jika menggunakan susu murni) atau hanya sekitar 80 kalori jika menggunakan susu tanpa lemak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemak: Memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 2 gram lemak (dengan 2 gram lemak jenuh). Bahkan bisa bebas lemak jika memilih varian sugar-free dan non-fat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gula: Cenderung lebih tinggi dibandingkan es krim, yakni sekitar 17 gram. Hal ini karena adanya tambahan gula untuk memperkuat rasa akibat absennya lemak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat: Mengandung sekitar 22 gram karbohidrat, yang berasal dari proses pencernaan pati dan gula.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sodium: Memiliki kandungan sodium sekitar 67 mg.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium: Sebagai produk turunan susu, froyo kaya akan kalsium yang baik untuk tubuh.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Perbedaan Froyo dan Es Krim<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah disebutkan tadi, bahwa froyo kerap disebut es krim mengingat kemiripan teksturnya. Padahal, ada beberapa perbedaan antara es krim dan froyo berikut ini:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bahan Baku Utama<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan paling mencolok terletak pada bahan dasarnya. Es krim dibuat dengan mencampurkan susu dan krim kental dalam jumlah banyak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah yang memberikan tekstur sangat padat dan berminyak pada es krim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, froyo menggunakan susu yang difermentasi (yogurt). Karena menggunakan yogurt, froyo mengandung bakteri baik yang biasanya tidak ditemukan pada es krim biasa.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Kandungan Lemak dan Kalori<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena es krim menggunakan krim kental, kandungan lemak jenuhnya otomatis jauh lebih tinggi. Hal ini membuat es krim terasa lebih &#8220;berat&#8221; di lidah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, froyo adalah pilihan yang lebih ringan karena yogurt secara alami menyimpan kadar lemak yang lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalau kamu yang tengah menjaga berat badan atau ingin dessert yang tidak terlalu membebani tubuh, froyo bisa menjadi alternatif yang bisa kamu pilih.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Profil Rasa dan Tekstur<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Es krim didominasi oleh rasa manis yang creamy dan legit karena kandungan lemak susunya. Teksturnya pun cenderung lebih tebal dan lambat meleleh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, froyo menawarkan sensasi rasa yang lebih kompleks. Ada perpaduan antara manis dan asam yang segar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekstur froyo terasa lebih ringan, halus, dan tidak membuat kamu cepat merasa enek.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Proses Pembuatan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan es krim melibatkan pengadukan yang bertujuan untuk memasukkan udara agar teksturnya mengembang dan lembut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Froyo juga melalui proses serupa, tapi karena bahan utamanya adalah produk fermentasi, hasil akhirnya tetap memiliki karakteristik tekstur yang sedikit berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tahu apa itu froyo serta perbedaan es krim dan frozen yoghurt, kamu lebih suka yang mana, MOMO Friends?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Frozen yogurt atau froyo adalah hidangan penutup beku yang terbuat dari campuran yogurt dan terkadang produk susu lainnya.\u00a0&hellip;\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1753","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-es-krim"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1753"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1763,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1753\/revisions\/1763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}