{"id":2197,"date":"2026-08-28T15:16:31","date_gmt":"2026-08-28T08:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/?p=2197"},"modified":"2026-08-28T15:16:31","modified_gmt":"2026-08-28T08:16:31","slug":"cara-menghitung-bep-bisnis-es-krim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/cara-menghitung-bep-bisnis-es-krim\/","title":{"rendered":"Wajib Tahu, Begini Cara Menghitung BEP Bisnis Es Krim"},"content":{"rendered":"<div data-page-id=\"HNiUdqN4Xo3JXRxpctrcl6gQnff\" data-lark-html-role=\"root\" data-docx-has-block-data=\"false\">\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-SyBFdm7YloCssUxuGMKc2gKGn4e\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memulai bisnis es krim tidak cukup hanya dengan menghitung modal. Calon pengusaha perlu mengetahui berapa banyak produk yang harus terjual agar pendapatan dapat menutup seluruh biaya usaha. Perhitungan BEP (Break Even Point) membantu menentukan titik ketika total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga bisnis berada dalam kondisi impas.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami cara menghitung BEP bisnis es krim dapat membantu membuat target penjualan dan mengevaluasi rencana usaha, baik untuk bisnis mandiri, franchise, maupun kemitraan. Bagi calon mitra <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"exclude\">MOMOYO<\/a>, BEP dapat menjadi salah satu dasar perencanaan keuangan sebelum memulai usaha.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-MGQRdNQP1oriD7xlREBctjhon3e\">Apa Itu BEP dalam Bisnis Es Krim?<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP atau Break Even Point adalah titik ketika total pendapatan sama dengan total biaya yang dikeluarkan bisnis. Pada posisi ini, usaha belum menghasilkan keuntungan, tetapi juga belum mengalami kerugian berdasarkan komponen biaya dan periode yang digunakan dalam perhitungan.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bisnis es krim, BEP dapat dinyatakan dalam dua bentuk, yaitu jumlah produk dan nilai penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, sebuah outlet memiliki biaya tetap dan biaya variabel tertentu. Setelah dihitung, outlet tersebut perlu menjual 2.000 cup es krim dalam satu bulan agar seluruh biaya yang diperhitungkan dapat tertutup. Angka 2.000 cup tersebut merupakan BEP unit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP bukan target keuntungan. Angka ini menjadi titik awal untuk mengetahui berapa banyak penjualan yang dibutuhkan sebelum bisnis mulai menghasilkan keuntungan. Semakin besar penjualan setelah melewati titik BEP, semakin besar pula ruang yang tersedia untuk menghasilkan laba, dengan catatan biaya dan asumsi lainnya tetap sesuai dengan perhitungan.<\/span><\/p>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-MzBpdS7tBohbNRxrDhPcRQrHnxg\">Bagi calon pengusaha, mengetahui BEP dapat membantu menjawab beberapa pertanyaan sebelum membuka outlet, seperti:<\/div>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-TaVxdvUCloNcp1x7h0acrnQLnzc\" data-list=\"bullet\">\n<div>Berapa produk yang perlu dijual setiap bulan?<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-Lce0dktf7op7rXxq78ucqDaDnLe\" data-list=\"bullet\">\n<div>Berapa target penjualan per hari?<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-UgGqdwEnUoH9f2xOoixcr9OunZe\" data-list=\"bullet\">\n<div>Apakah harga jual sudah sesuai dengan struktur biaya?<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-KV0DdkL4yoLMWPxZ13Ecmffpnpd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Apakah biaya tetap terlalu besar?<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-XX4PdbVsToZgsHxvF6hcOYYNnof\" data-list=\"bullet\">\n<div>Berapa besar margin kontribusi dari setiap produk?<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-Cfa3dcwixoi2RSxuCwVc8kybnyc\" data-list=\"bullet\">\n<div>Apakah target penjualan terlihat realistis berdasarkan lokasi dan pasar?<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-Ca5CdJsKxoZWfix01opciOa6ntf\">Komponen yang Perlu Dihitung Sebelum Menentukan BEP<\/h2>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-RxRJdushHo352NxnzNPcXNqVncc\">Sebelum menggunakan rumus BEP, kumpulkan terlebih dahulu seluruh angka yang berkaitan dengan biaya dan penjualan. Kesalahan dalam memasukkan biaya dapat membuat hasil perhitungan BEP kurang menggambarkan kondisi usaha yang sebenarnya.<\/div>\n<div><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2199\" src=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO.webp\" alt=\"Biaya -&gt; Store MOMOYO\" width=\"1280\" height=\"960\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO.webp 1280w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-300x225.webp 300w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-1024x768.webp 1024w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-768x576.webp 768w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-200x150.webp 200w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-380x285.webp 380w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-800x600.webp 800w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Store-MOMOYO-1160x870.webp 1160w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/div>\n<h3 class=\"heading-3\">1. Biaya Tetap<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya tetap atau fixed cost adalah biaya yang relatif tidak berubah mengikuti jumlah produk yang terjual dalam periode tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh biaya tetap dalam <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/cara-memulai-bisnis-es-krim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">bisnis es krim<\/a> antara lain:<\/span><\/p>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-ANxid0cdroNJVKxD214cNitlnUd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Sewa tempat.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-P2Zhdub4XonISTxE5kgcNTMLnfg\" data-list=\"bullet\">\n<div>Gaji karyawan tetap.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-ZjSmdjXRPoWt3HxScj3caLVCnHh\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya penyusutan peralatan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-MQt0dImP7oLW6gxSrQ1cgMOtnZd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Internet bulanan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-Ad91d8Cp0ojYLhxe8FAcDNmYneW\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya administrasi atau operasional tetap lainnya.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, jika sewa outlet adalah Rp5 juta per bulan, jumlah tersebut tetap perlu dibayarkan meskipun penjualan sedang tinggi maupun rendah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin besar biaya tetap, semakin besar pula kontribusi penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai BEP.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"heading-3\">2. Biaya Variabel<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya variabel merupakan biaya yang berubah mengikuti jumlah produk yang dibuat atau dijual. Semakin banyak produk yang terjual, biasanya semakin besar biaya variabel yang dikeluarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bisnis es krim, biaya variabel dapat mencakup:<\/span><\/p>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-E6zcdjijModl6DxfrLbcxY6Gnkb\" data-list=\"bullet\">\n<div>Bahan baku es krim.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-LlhldYBp9o5GB7xQPsScHZTUndf\" data-list=\"bullet\">\n<div>Cup.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-OHTOd7AJroVvCmxZnVscLjVunmb\" data-list=\"bullet\">\n<div>Cone.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-JX1ddYHAwoOTHfxU94dc5uUQnGc\" data-list=\"bullet\">\n<div>Sendok.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-JbEvd8JgAoQAQAxRg0ocQQNcnze\" data-list=\"bullet\">\n<div>Topping.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-SjoadP0Dtodu6Sx4FytcjpWOnAb\" data-list=\"bullet\">\n<div>Kemasan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-OyoQdBYqrorguVxqN1Lcues4nNd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Bahan tambahan lainnya.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, jika biaya bahan dan kemasan untuk satu cup adalah Rp7.500, maka penjualan 100 cup membutuhkan biaya variabel sekitar Rp750.000 untuk komponen tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan biaya variabel per produk akan membantu pemilik usaha mengetahui berapa besar kontribusi setiap penjualan terhadap biaya tetap.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"heading-3\">3. Harga Jual Produk<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2200\" src=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO.webp\" alt=\"Harga jual produk\" width=\"1280\" height=\"960\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO.webp 1280w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-300x225.webp 300w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-1024x768.webp 1024w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-768x576.webp 768w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-200x150.webp 200w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-380x285.webp 380w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-800x600.webp 800w, https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/BEP-Produk-MOMOYO-1160x870.webp 1160w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga jual per produk menjadi komponen penting dalam cara menghitung BEP. Harga tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan harga kompetitor.<\/span><\/p>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-C4o4ddew2oEXlaxj6DfcD3C9nVb\">Calon pengusaha perlu mempertimbangkan:<\/div>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-MQvvdum1Joj0auxX3PZcfGmSnTh\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya variabel per produk.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-OW85dPxOLoO1dex467WcYvAenVg\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya tetap.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-EvV6d4hDeovSp4xjH97cDQX2nWt\" data-list=\"bullet\">\n<div>Target margin.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-TKPrdyZKyoD6fqxHcjLcJbvVnzg\" data-list=\"bullet\">\n<div>Harga pasar.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-BGd3dXQkfofOEdxU7PAcfIhEnme\" data-list=\"bullet\">\n<div>Daya beli konsumen.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-YAXBdvWczoe8d6xJPpVcMLYhnbd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Positioning produk.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-F2vudgfDio683Bxvnzgc3thAncy\" data-list=\"bullet\">\n<div>Lokasi usaha.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-IZModZ7ixoKoUpxLudMcF6gWnAb\">Harga jual yang lebih tinggi dapat meningkatkan margin kontribusi per produk, tetapi harga tersebut tetap perlu disesuaikan dengan daya beli dan kondisi pasar.<\/div>\n<h3 class=\"heading-3\">4. Margin Kontribusi<\/h3>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-RKyKd9VbZosgNaxqCaEcZMPHnUb\">Margin kontribusi adalah selisih antara harga jual per unit dan biaya variabel per unit.<\/div>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-R0XgdbDyBo3Eq2x8qecc9VjknUh\">\n<div style=\"background: #f8f6f2; border: 1px solid #e5dfd5; border-radius: 10px; padding: 20px 24px; margin: 24px 0; text-align: center;\">\n<div style=\"font-size: 13px; color: #8a8175; text-transform: uppercase; letter-spacing: 1.5px; margin-bottom: 10px;\">Rumus Margin Kontribusi<\/div>\n<div style=\"font-size: 20px; font-weight: 600; color: #292929;\">Margin Kontribusi = Harga Jual per Unit \u2212 Biaya Variabel per Unit<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, jika satu cup es krim dijual Rp15.000 dan biaya variabelnya Rp7.500, maka:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Rp15.000 &#8211; Rp7.500 = Rp7.500<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, setiap cup memberikan margin kontribusi Rp7.500 yang dapat digunakan untuk menutup biaya tetap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah seluruh biaya tetap tertutup, penjualan berikutnya dapat memberikan kontribusi terhadap keuntungan usaha, sesuai dengan biaya dan kondisi operasional yang berlaku. Konsep margin kontribusi ini juga menjadi dasar dalam perhitungan BEP unit.<\/span><\/p>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-Uwbadc5GJo8qxKx9lJmcxwq7nbf\">Cara Menghitung BEP Bisnis Es Krim<\/h2>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-AVUXdqmQQoHGYcxmzYyc26J1nhb\">Setelah mengetahui seluruh komponen yang dibutuhkan, langkah berikutnya adalah menggunakan rumus BEP.<\/div>\n<div style=\"background: #f8f6f2; border: 1px solid #e5dfd5; border-radius: 10px; padding: 20px 24px; margin: 24px 0; text-align: center;\">\n<div style=\"font-size: 13px; color: #8a8175; text-transform: uppercase; letter-spacing: 1.5px; margin-bottom: 10px;\">Rumus BEP Unit<\/div>\n<div style=\"font-size: 20px; font-weight: 600; color: #292929; line-height: 1.6;\">BEP Unit = Total Biaya Tetap \u00f7 (Harga Jual per Unit \u2212 Biaya Variabel per Unit)<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-TT6Adw3lWo7TRyxLFxBclwlunEf\">\n<div style=\"background: #f8f6f2; border: 1px solid #e5dfd5; border-radius: 10px; padding: 18px 24px; margin: 20px 0; text-align: center;\">\n<div style=\"font-size: 13px; color: #8a8175; text-transform: uppercase; letter-spacing: 1.5px; margin-bottom: 10px;\">Rumus Alternatif<\/div>\n<div style=\"font-size: 19px; font-weight: 600; color: #292929;\">BEP Unit = Total Biaya Tetap \u00f7 Margin Kontribusi per Unit<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-HeNUdSINUoc1wYxN3zUcT18Anog\">Keterangan:<\/div>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-B45pdCbWRoK7HDxFPgKcZsbxn7d\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Total Biaya Tetap<\/strong> = seluruh biaya tetap dalam periode tertentu.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-AGgndQ3rZoIw2Sxjd2nc5bCsnue\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Harga Jual per Unit<\/strong> = harga jual satu produk.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-MQYpdFvWuofQy8xUAZkcG8g4nMf\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Biaya Variabel per Unit<\/strong> = biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu produk.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-EySLdU0zPoh7qyxCWwQciKRSnmb\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Margin Kontribusi<\/strong> = harga jual dikurangi biaya variabel per unit.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-EdRrdZog3oo7RhxfrnYcNhOVnvk\">Periode yang digunakan harus konsisten. Jika biaya tetap yang digunakan adalah biaya bulanan, maka BEP yang dihasilkan merupakan target penjualan bulanan.<\/div>\n<h3 class=\"heading-3 ace-line old-record-id-Flnjds6fUoWEmKxSk2YctGQ6ndd\">Rumus BEP Rupiah<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BEP juga dapat dihitung berdasarkan nilai penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bentuk rumusnya adalah:<\/span><\/p>\n<div>\n<div style=\"background: #f8f6f2; border: 1px solid #e5dfd5; border-radius: 10px; padding: 20px 24px; margin: 24px 0; text-align: center;\">\n<div style=\"font-size: 13px; color: #8a8175; text-transform: uppercase; letter-spacing: 1.5px; margin-bottom: 10px;\">Rumus BEP Rupiah<\/div>\n<div style=\"font-size: 20px; font-weight: 600; color: #292929; line-height: 1.6;\">BEP Rupiah = Total Biaya Tetap \u00f7 Rasio Margin Kontribusi<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-IdUkdkwvToE23hxcqO3cyMsBnKf\">Rasio margin kontribusi dapat dihitung dengan:<\/div>\n<div>\n<div style=\"background: #f8f6f2; border: 1px solid #e5dfd5; border-radius: 10px; padding: 18px 24px; margin: 20px 0; text-align: center;\">\n<div style=\"font-size: 13px; color: #8a8175; text-transform: uppercase; letter-spacing: 1.5px; margin-bottom: 10px;\">Rasio Margin Kontribusi<\/div>\n<div style=\"font-size: 19px; font-weight: 600; color: #292929; line-height: 1.6;\">Rasio Margin Kontribusi = Margin Kontribusi \u00f7 Harga Jual per Unit<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-BHwZdVVTvo56ndxdgANcztzVnfc\">Perhitungan dalam rupiah berguna ketika calon pengusaha ingin mengetahui berapa nilai penjualan yang perlu dicapai dalam periode tertentu, bukan hanya jumlah produk yang harus terjual.<\/div>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-LRgIdeumDopqkyxxePscx2fynTd\">Contoh Perhitungan BEP Bisnis Es Krim<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih mudah memahami cara menghitung BEP bisnis es krim, berikut contoh simulasi sederhana.<\/span><\/p>\n<p>Misalnya sebuah usaha es krim memiliki kondisi berikut:<\/p>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-Sxf6d0zdWod5EYxV4UpcaW5bnX0\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya tetap bulanan: <strong>Rp15.000.000<\/strong><\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-SLVPdpii1oGWPex70djcoyb1njd\" data-list=\"bullet\">\n<div>Harga jual rata-rata: <strong>Rp15.000 per cup<\/strong><\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-Wlp3d5xxio7YYIxhrmscDBywned\" data-list=\"bullet\">\n<div>Biaya variabel: <strong>Rp7.500 per cup<\/strong><\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama adalah menghitung margin kontribusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Margin Kontribusi = Rp15.000 &#8211; Rp7.500<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Margin Kontribusi = Rp7.500 per cup<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, masukkan angka tersebut ke dalam rumus BEP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>BEP Unit = Rp15.000.000 \u00f7 (Rp15.000 &#8211; Rp7.500)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>BEP Unit = Rp15.000.000 \u00f7 Rp7.500<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>BEP Unit = 2.000 cup per bulan<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, berdasarkan asumsi tersebut, bisnis perlu menjual sekitar <strong>2.000 cup es krim per bulan<\/strong> untuk mencapai titik impas.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jika outlet beroperasi selama 30 hari dalam satu bulan, target tersebut dapat dibagi menjadi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>2.000 cup \u00f7 30 hari = sekitar 67 cup per hari<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, simulasi sederhananya menunjukkan kebutuhan penjualan sekitar 67 cup per hari untuk mencapai BEP bulanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"heading-3 ace-line old-record-id-FXYXdolivo9bu2xb7yDcvfuunVd\"><strong>Apakah 67 cup per hari berarti pasti untung?<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum tentu.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Angka tersebut hanya menunjukkan target titik impas berdasarkan asumsi biaya tetap Rp15 juta, harga jual Rp15.000, dan biaya variabel Rp7.500 per cup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika biaya bahan baku meningkat, harga jual berubah, outlet memiliki biaya tambahan, atau jumlah hari operasional berbeda, hasil BEP juga akan berubah.<\/span><\/p>\n<div class=\"ace-line ace-line old-record-id-PQYcdn2PWoIkvpxotCjclyLynlc\">Contoh ini juga belum memasukkan berbagai kemungkinan biaya lain seperti biaya promosi, biaya layanan pembayaran, pajak, biaya perawatan, atau pengeluaran tidak rutin. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih realistis, calon pengusaha perlu memasukkan seluruh komponen biaya yang relevan dalam simulasi.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/peluang-bisnis-es-krim-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"internal\">Peluang Bisnis Es Krim di Indonesia, Apakah Untung?<\/a><\/div>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-XmwudOh9fobsFwxpnRGcTDR4n3L\">Bagaimana Menghitung BEP untuk Franchise Es Krim?<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep BEP tidak hanya dapat digunakan untuk bisnis es krim yang dibangun dari nol. Perhitungan yang sama dapat diterapkan ketika calon pengusaha mempertimbangkan <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/franchise-minuman-kekinian\/\" data-wpel-link=\"internal\">franchise minuman<\/a>, franchise es krim, atau model kemitraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membuat simulasi BEP usaha, beberapa angka yang perlu dikumpulkan antara lain:<\/span><\/p>\n<ul class=\"list-bullet1\">\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-IbhYd9DBDoAuUGxWEW6cSgIqnOb\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Hitung investasi awal: <\/strong>Catat seluruh kebutuhan investasi yang perlu dikeluarkan untuk memulai usaha. Investasi awal dapat mencakup biaya paket usaha, peralatan, renovasi, perlengkapan, dan kebutuhan lain sesuai model bisnis yang dipilih.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-YKUcdVU70obhRaxaYl1cbLMHnKw\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Pisahkan investasi awal dan biaya operasional: <\/strong>Jangan mencampurkan seluruh pengeluaran menjadi satu angka. Bedakan investasi awal dengan biaya yang harus dikeluarkan secara rutin setiap bulan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-ED1zdBX3FopfIGxTa36caERwnVe\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Identifikasi biaya tetap outlet: <\/strong>Hitung biaya seperti sewa tempat, gaji, internet, serta biaya operasional tetap lainnya.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-HcUfdyrtZo8iuEx7Mm8cv14Yn2f\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Hitung biaya variabel: <\/strong>Tentukan biaya rata-rata untuk menghasilkan atau menjual satu produk, termasuk bahan, kemasan, topping, dan komponen lain yang mengikuti volume penjualan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-HwIOdn8ORotLNbxoBuCchdYMnec\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Tentukan harga jual rata-rata: <\/strong>Jika outlet menjual beberapa menu dengan harga berbeda, gunakan asumsi harga jual rata-rata yang sesuai dengan komposisi penjualan yang diperkirakan.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-FA12dDFY5oC4apxbYaRcLXAxnvb\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Hitung margin kontribusi: <\/strong>Kurangi harga jual rata-rata dengan biaya variabel rata-rata per produk.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-PBzPdLJzYothgMxCwSQcw5qunOg\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Hitung BEP: <\/strong>Gunakan biaya tetap dan margin kontribusi untuk mendapatkan estimasi jumlah produk yang perlu dijual.<\/div>\n<\/li>\n<li class=\"ace-line ace-line old-record-id-LxgbdWfbFoov5MxyayTc1gJXnZy\" data-list=\"bullet\">\n<div><strong>Bandingkan dengan potensi lokasi: <\/strong>Target BEP sebaiknya dibandingkan dengan kondisi lokasi, jumlah calon konsumen, jam operasional, pola traffic, serta target pasar.<\/div>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"heading-2 ace-line old-record-id-MkVmdzbKro18WVxNBy2cnCFsnfd\">Dari BEP ke Rencana Bisnis Es Krim yang Lebih Terukur<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami cara menghitung BEP bisnis es krim membantu calon pengusaha menentukan kebutuhan penjualan sebelum memulai usaha. Dalam contoh sebelumnya, biaya tetap Rp15 juta, harga jual Rp15.000, dan biaya variabel Rp7.500 menghasilkan BEP sebesar 2.000 cup per bulan. Angka ini hanya simulasi, karena hasil BEP dapat berbeda berdasarkan lokasi, sewa, karyawan, bahan baku, harga jual, dan volume penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap usaha memiliki kondisi yang berbeda. Lokasi, harga sewa, jumlah karyawan, harga bahan baku, harga jual, jumlah hari operasional, strategi promosi, dan volume penjualan dapat memengaruhi hasil BEP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah siap menghitung potensi bisnis es krim Anda? Pelajari peluang <a href=\"https:\/\/kemitraan.momoyoglobal.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-wpel-link=\"exclude\">kemitraan MOMOYO<\/a> dan cari tahu bagaimana sistem bisnis, produk, serta dukungan operasionalnya dapat menjadi bagian dari rencana usaha Anda. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Memulai bisnis es krim tidak cukup hanya dengan menghitung modal. Calon pengusaha perlu mengetahui berapa banyak produk yang&hellip;\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2197","post","type-post","status-publish","format-standard","category-bisnis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2197"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2197\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2201,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2197\/revisions\/2201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}