{"id":766,"date":"2025-10-14T16:25:24","date_gmt":"2025-10-14T09:25:24","guid":{"rendered":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/?p=766"},"modified":"2026-01-02T15:51:20","modified_gmt":"2026-01-02T08:51:20","slug":"apa-itu-bisnis-franchise","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/apa-itu-bisnis-franchise\/","title":{"rendered":"Apa Itu Bisnis Franchise? Ini Dia Kelebihan &#038; Kekurangannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise adalah skema kerja sama bisnis yang terjalin antara pemilik merek dagang, produk, atau sistem dengan mitra, yaitu pihak yang diberikan hak untuk menjalankan usaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model bisnis franchise memang sedang berkembang di tanah air, sebab dinilai lebih fleksibel terkhusus bagi pemula yang ingin mengembangkan bisnis tanpa harus dari nol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perkembangannya, bisnis waralaba atau franchise ini telah berkembang di berbagai bidang, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fesyen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, makanan dan minuman, layanan, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui informasi ini, MOMO Friends akan mengetahui lebih lanjut seputar bisnis franchise, peluangnya, hingga cara memulainya untuk pemula. Yuk, simak baik-baik!<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Franchise<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, franchise adalah skema kerja sama bisnis yang memungkinkan pemilik merek (disebut franchisor) memberikan wewenang kepada pihak lain (franchisee atau mitra) untuk menjalankan usaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise atau waralaba sebetulnya bukanlah istilah yang baru. Berdasarkan Permendag No. 71 Tahun 2019 Pasal 1, franchise atau waralaba didefinisikan sebagai hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan\/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan\/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam skema bisnis ini, setidaknya ada dua pihak utama yang terlibat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisor (Pewaralaba): Pihak pemilik merek yang menyediakan lisensi, sistem, dan dukungan operasional. Mereka juga berhak menerima biaya awal dan royalti berkala.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisee (Terwaralaba): Pihak yang membeli hak dan berinvestasi untuk mengoperasikan bisnis tersebut, dengan kewajiban mengikuti seluruh standar yang telah ditetapkan franchisor.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Contoh Bisnis Franchise<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami pengertian franchise secara mendalam adalah langkah pertama untuk melihat peluang sukses di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kita ambil contoh <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MOMOYO<\/a>. Sebagai penyedia kemitraan minuman kekinian, MOMOYO menyediakan semua sistem, merek, dan manajemen yang dibutuhkan. Kemudian, franchisee memiliki hak untuk membuka gerai dan menjalankan bisnisnya di bawah merek MOMOYO, dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan sistem yang sudah terbukti, risiko kegagalan dapat diminimalisir, sehingga menjadikan model bisnis ini pilihan menarik untuk memulai perjalanan kewirausahaan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Kerja Bisnis Franchise<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontras dengan memulai usaha secara mandiri, ada sejumlah tahapan yang mesti dilalui agar bisnis franchise dapat terjalin antara franchisor dan franchisee.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pendaftaran\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Calon franchisee mengajukan minat ke franchisor (biasanya diarahkan lewat kanal resmi, seperti situs milik franchisor). Pendaftar diminta mengisi formulir khusus yang meminta informasi mengenai nama, lokasi, hingga besaran modal yang dimiliki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisor kemudian akan menyeleksi apakah lokasi, modal, dan profil calon mitra sesuai dengan standar mereka.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pembayaran Biaya Franchise<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika disetujui, calon mitra akan membayar beberapa biaya utama:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise Fee (jika ada): biaya awal untuk mendapatkan hak menggunakan merek.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya Investasi: mencakup renovasi outlet, pembelian alat, bahan baku awal, dan perlengkapan operasional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Royalty Fee (jika ada): biaya rutin berdasarkan persentase dari omzet.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan biaya lainnya yang terlampir (jika ada).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa franchisor terkadang juga memberikan keringanan dalam pembayarannya, misalnya secara bertahap.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menandatangani Kontrak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Calon mitra selanjutnya akan menandatangani kontrak waralaba untuk menjadi mitra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, kamu sebaiknya memahami semua perjanjian kontrak untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi terjadi saat bisnis sedang berjalan nanti.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Bisnis Franchise Sudah Bisa Dijalankan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ketiga tahap sudah dilalui, maka proses berikutnya adalah persiapan sebelum bisnis franchise dapat dijalankan. Tentu saja, ini akan sangat bergantung dengan jenis waralaba yang kamu jalankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika di bidang minuman, misalnya, kamu perlu merenovasinya agar sesuai standar dan ketentuan dari franchisor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, juga mengadakan pelatihan terhadap karyawan yang nantinya akan menjalankan bisnis franchise tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan Bisnis Franchise<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak munculnya skema franchise atau waralaba, tak sedikit yang berminat untuk memulai bisnis, karena menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan menjalankan usaha sendiri:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Merek Sudah Dikenal (Brand Recognition)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keuntungan utama franchise adalah kamu tidak perlu membangun nama\/atau merek dari nol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisor sudah memiliki reputasi, pelanggan tetap, dan strategi branding yang kuat. Hal ini tidak kamu dapatkan ketika memulai bisnis dari awal, sebab kamu memerlukan brand awareness dan recognition yang tentunya membutuhkan waktu dan biaya tertentu.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Sistem Bisnis Sudah Teruji<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise menawarkan sistem operasional yang sudah terbukti sukses. Mulai dari resep, SOP pelayanan, manajemen stok, hingga strategi marketing, semuanya sudah disiapkan oleh franchisor, dan kamu sebagai mitra hanya perlu meneruskannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat peluang sukses lebih tinggi dibanding memulai bisnis sendiri yang masih penuh uji coba.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Dukungan &amp; Pelatihan dari Franchisor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya franchisor memberikan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan manajemen dan produksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Panduan pemasaran dan promosi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan operasional harian dan audit kualitas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bantuan desain outlet dan branding.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, meskipun masih pemula dalam bisnis, kamu tetap bisa menjalankan usaha dengan standar yang profesional.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Risiko Kegagalan Lebih Rendah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sistemnya sudah terbukti dan didampingi langsung oleh franchisor, tingkat kegagalannya lebih kecil dibanding bisnis mandiri.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Akses ke Bahan Baku &amp; Rantai Pasok<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisor biasanya menyediakan bahan baku langsung dari pusat, sehingga mampu menjamin kualitas produk, harga yang stabil, dan tidak merepotkan mitra untuk mencari penyuplai sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Strategi Marketing Nasional<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak franchisor menjalankan kampanye marketing skala nasional, seperti iklan TV, media sosial, atau promosi besar-besaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisee ikut menikmati efeknya karena nama brand makin dikenal luas, tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk promosi individu.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Operasional Lebih Mudah Dikelola<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan panduan operasional yang jelas (SOP), bisnis bisa dijalankan bahkan oleh karyawan tanpa pengalaman yang panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat franchise cocok bagi investor yang ingin membangun bisnis <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/apa-itu-bisnis-kemitraan-autopilot\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">autopilot<\/a>.<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Potensi Ekspansi Lebih Cepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika outlet pertama berhasil, kamu bisa membuka cabang baru dengan sistem yang sama. Prosesnya pun bisa lebih cepat dan efisien karena semua sudah ada standarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan beberapa franchisor memberi hak eksklusif wilayah tertentu agar kamu tidak bersaing dengan sesama mitra di area yang sama.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan Bisnis Franchise<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski memiliki berbagai kelebihan, bisnis franchise juga memiliki kekurangan yang mesti kamu pertimbangkan betul sebelum benar-benar memutuskan untuk memulainya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Modal Awal Cukup Besar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Modal masih menjadi tantangan utama bagi kamu yang ingin menjalankan bisnis dengan skema waralaba. Untuk mendapatkan hak franchise atau waralaba, kamu harus membayar:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise fee (biaya lisensi merek),<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi awal (peralatan, renovasi, stok bahan), dan biaya lainnya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pengusaha pemula, rincian aspek biaya ini dianggap sangat besar.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Ada Biaya Royalti atau Sharing Profit<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar franchisor umumnya menetapkan Royalty fee, juga kewajiban membeli bahan baku eksklusif dari pusat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, kamu tidak bisa menikmati seluruh keuntungan sendiri karena sebagian harus dibagikan ke franchisor secara rutin, serta mustahil untuk mencari alternatif bahan baku yang lebih terjangkau.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Kreativitas Terbatas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tidak bebas mengubah menu, strategi promosi, atau tampilan outlet. Semua harus sesuai standar pusat untuk menjaga konsistensi merek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kamu tidak diizinkan menambah menu baru tanpa izin franchisor, bahkan jika ide itu sesuai dengan selera pasar lokal.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Ketergantungan pada Reputasi Franchisor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika franchisor menghadapi masalah seperti isu kualitas produk, pelayanan buruk di outlet lain, atau masalah citra di media sosial, semua franchisee berpotensi untuk ikut terdampak karena menggunakan nama merek yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika satu outlet viral karena kasus kebersihan, kepercayaan pelanggan ke seluruh jaringan bisa ikut turun.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Tidak Ada Jaminan Balik Modal Cepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun sistemnya sudah terbukti, hasil tetap bergantung pada lokasi outlet, manajemen operasional, dan kondisi pasar local sekitar outlet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa mitra mungkin balik modal dalam 6 bulan, tapi yang lain bisa butuh lebih dari 1 tahun, atau bahkan gagal jika salah strategi lokasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihlah franchisor yang bersedia memberikan rekomendasi wilayah strategis untuk Anda, supaya masalah seperti ini bisa dihindari.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Terikat Kontrak Jangka Panjang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchise biasanya memiliki kontrak dalam beberapa tahun. Selama periode itu, kamu tidak bisa keluar atau mengubah konsep bisnis tanpa persetujuan franchisor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin memperpanjang, biasanya ada biaya perpanjangan tambahan.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Pengawasan Ketat dari Franchisor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Franchisor sering melakukan audit, inspeksi, atau penilaian outlet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski tujuannya menjaga kualitas, beberapa franchisee merasa ini membatasi fleksibilitas dan kebebasan bisnis mereka.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tertarik Memulai Bisnis Franchise?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis franchise menawarkan peluang besar bagi siapa pun yang ingin memulai usaha tanpa harus membangun segalanya dari awal. Dengan sistem yang sudah teruji, dukungan penuh dari franchisor, dan risiko yang relatif lebih kecil, model bisnis ini menjadi pilihan tepat bagi pemula yang ingin belajar sekaligus berinvestasi secara aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu tertarik untuk memulai bisnis dengan skema franchise, kamu bisa mencoba <a href=\"https:\/\/kemitraan.momoyoglobal.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kemitraan MOMOYO<\/a> sebagai franchisor minuman kekinian di Indonesia. Atau jika masih ragu, kamu bisa mempelajari sejumlah <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/tips-memilih-bisnis-franchise\/\">tips memilih bisnis franchise<\/a>, atau menilik <a href=\"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/perbedaan-franchise-dan-usaha-sendiri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perbedaan bisnis franchise dan usaha sendiri<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga informasi ini bermanfaat, ya, MOMO Friends!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Franchise adalah skema kerja sama bisnis yang terjalin antara pemilik merek dagang, produk, atau sistem dengan mitra, yaitu&hellip;\n","protected":false},"author":1,"featured_media":841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":{"0":"post-766","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bisnis"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=766"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1464,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/766\/revisions\/1464"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/momoyoglobal.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}