Kenali Perbedaan Outlet Standard dan Flagship di MOMOYO

MOMOYO memiliki beberapa konsep outlet yang disesuaikan dengan kebutuhan lokasi, pengalaman pelanggan, serta skala operasional. Dua konsep yang dapat ditemui adalah outlet Standard dan Flagship MOMOYO.

Keduanya sama-sama menghadirkan produk utama MOMOYO, tetapi memiliki perbedaan dari sisi luas area, pilihan produk, fasilitas, dan kebutuhan investasi. Outlet Standard memiliki format yang lebih compact, sedangkan Flagship menawarkan area yang lebih luas serta pilihan produk yang lebih lengkap.

Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh konsep outlet MOMOYO, berikut perbedaan antara toko Standard dan Flagship yang perlu diketahui.

Apa Itu Outlet Standard MOMOYO?

Outlet Standard Store MOMOYO

Outlet Standard MOMOYO merupakan format gerai dengan kebutuhan area sekitar 40 m². Konsep ini lebih fokus pada produk utama MOMOYO serta operasional outlet sehari-hari.

Pilihan produk yang tersedia pada format Standard meliputi:

  • Ice cream
  • Minuman
  • Egg waffle

Dari sisi ukuran, format Standard lebih compact dibandingkan Flagship. Luas sekitar 40 m² membuat konsep ini lebih fokus pada area produksi, pelayanan pelanggan, serta kebutuhan operasional utama.

Kebutuhan investasi untuk outlet Standard MOMOYO dimulai dari sekitar Rp250 jutaan. Angka tersebut merupakan titik awal dan bukan berarti seluruh outlet akan membutuhkan biaya yang sama.

Kebutuhan aktual dapat berbeda berdasarkan lokasi, kondisi properti, desain, renovasi, peralatan, dan kebutuhan operasional lainnya.

Format Standard juga merupakan konsep yang saat ini tersedia dalam kemitraan MOMOYO. Karena itu, calon mitra yang tertarik membuka bisnis es krim dan minuman dapat mempelajari format ini lebih lanjut sebelum menentukan lokasi dan kebutuhan investasinya.

Apa Itu Outlet Flagship MOMOYO?

Outlet flagship store MOMOYO

Berbeda dengan toko Standard, outlet Flagship MOMOYO memiliki area yang jauh lebih luas, yaitu sekitar 140 m².

Konsep Flagship menawarkan pengalaman outlet yang lebih lengkap. Selain produk yang tersedia pada toko Standard, Flagship juga dapat menghadirkan kategori produk tambahan.
Produk yang dapat ditemukan antara lain:

  • Ice cream
  • Minuman
  • Egg waffle
  • Bakery

Beberapa lokasi Flagship juga dapat memiliki fasilitas tambahan seperti playground. Fasilitas ini dapat membuat pelanggan memiliki lebih banyak ruang untuk menikmati produk serta menghabiskan waktu di dalam outlet.

Karena luas dan kebutuhan fasilitasnya lebih besar, kebutuhan investasi Flagship dimulai dari sekitar Rp700 jutaan.

Sama seperti toko Standard, nilai investasi aktual dapat berbeda berdasarkan kondisi lokasi, desain, ukuran area, pembangunan, serta kebutuhan operasional masing-masing outlet.

Flagship memiliki fungsi yang berbeda dari format Standard. Konsep ini lebih berfokus pada pengalaman pelanggan yang lebih lengkap dengan area yang lebih luas serta pilihan produk tambahan.

Perlu diperhatikan bahwa format Flagship saat ini bukan paket kemitraan yang ditawarkan kepada calon mitra. Untuk kemitraan MOMOYO, format yang tersedia saat ini adalah outlet Standard.

Perbedaan Outlet Standard dan Flagship MOMOYO

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbandingan outlet Standard dan Flagship MOMOYO dari beberapa aspek utama.

Aspek Standard Flagship
Luas area Sekitar 40 m² Sekitar 140 m²
Produk Ice cream, minuman, egg waffle Ice cream, minuman, egg waffle, bakery
Fasilitas Fokus pada kebutuhan outlet utama Area lebih luas, beberapa lokasi dapat memiliki playground
Investasi awal Mulai Rp250 jutaan Mulai Rp700 jutaan
Konsep Lebih compact Lebih lengkap dan luas
Kemitraan Saat ini tersedia untuk kemitraan Saat ini bukan paket kemitraan

Perbedaan paling terlihat terdapat pada skala outlet. Toko MOMOYO Standard menggunakan area yang lebih kecil dan fokus pada kategori produk utama, sementara Flagship memiliki ruang lebih luas serta pilihan produk tambahan seperti bakery.

Dari sisi kebutuhan investasi, perbedaannya juga cukup besar. Format Standard dimulai dari sekitar Rp250 jutaan, sedangkan Flagship dimulai dari sekitar Rp700 jutaan.

Angka tersebut tetap perlu dilihat sebagai estimasi awal. Kondisi lokasi, renovasi, kebutuhan properti, serta beberapa faktor operasional lain dapat memengaruhi total biaya yang diperlukan.

Baca juga: 9 Hari Terjual 700.000+ Cup, Apa Artinya bagi Potensi Bisnis MOMOYO?

Mana yang Perlu Dipahami Calon Mitra MOMOYO?

Bagi calon pengusaha yang tertarik dengan kemitraan MOMOYO, hal utama yang perlu diketahui adalah format yang saat ini tersedia untuk kemitraan merupakan outlet Standard.

Format ini memiliki kebutuhan area sekitar 40 m² dengan produk utama berupa ice cream, minuman, dan egg waffle.

Meski memiliki sistem yang sudah tersedia, calon mitra tetap perlu mempertimbangkan beberapa faktor sebelum membuka gerai MOMOYO.

1. Modal yang Tersedia

Kebutuhan investasi outlet Standard dimulai dari sekitar Rp250 jutaan. Calon mitra perlu mempersiapkan dana dengan mempertimbangkan kebutuhan investasi awal serta biaya operasional setelah outlet mulai berjalan.

2. Lokasi Outlet

Lokasi menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam bisnis franchise minuman atau kemitraan makanan dan minuman.

Calon mitra perlu melihat aktivitas di sekitar lokasi, target konsumen, akses, visibilitas toko, hingga kondisi area yang akan digunakan.

3. Luas Tempat

Format Standard membutuhkan area sekitar 40 m². Kondisi bangunan juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kebutuhan renovasi dan penyesuaian desain outlet.

4. Target Pasar

Kenali calon pelanggan di sekitar lokasi. Area sekolah, kampus, perkantoran, kawasan komersial, atau lingkungan tempat tinggal dapat memiliki pola konsumen yang berbeda.

Target pasar juga dapat memengaruhi strategi promosi dan pengelolaan outlet.

5. Biaya Operasional

Selain modal awal, bisnis franchise es krim dan minuman juga memiliki biaya operasional seperti tenaga kerja, listrik, stok bahan baku, sewa lokasi, serta kebutuhan outlet lainnya.

Perhitungan biaya tersebut perlu dilakukan sebelum mengambil keputusan.

6. Sistem dan Ketentuan Kemitraan

Calon mitra juga sebaiknya memahami sistem operasional, dukungan yang diberikan, kebutuhan lokasi, produk, serta ketentuan kerja sama.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing calon mitra, detail tersebut dapat dikonfirmasi langsung kepada tim kemitraan MOMOYO.

Standard dan Flagship Punya Konsep yang Berbeda

Outlet Standard dan Flagship MOMOYO memiliki karakter yang berbeda. Standard menggunakan area sekitar 40 m² dengan pilihan ice cream, minuman, dan egg waffle. Sementara itu, Flagship memiliki area sekitar 140 m² dengan tambahan kategori bakery dan, pada beberapa lokasi, fasilitas seperti playground.

Kebutuhan investasinya juga berbeda. Standard dimulai dari sekitar Rp250 jutaan, sedangkan Flagship dimulai dari sekitar Rp700 jutaan. Nilai aktual tetap dapat berubah sesuai kondisi lokasi dan kebutuhan outlet.

Bagi calon pengusaha yang tertarik dengan bisnis es krim dan minuman, format yang saat ini tersedia melalui kemitraan MOMOYO adalah outlet Standard. Sebelum memulai, pelajari kebutuhan lokasi, investasi, sistem operasional, biaya, dukungan, serta ketentuan kerja sama secara lengkap.

Tertarik membuka outlet MOMOYO? Pelajari kemitraan MOMOYO dan cari tahu lebih lanjut mengenai kebutuhan lokasi, investasi, sistem operasional, serta dukungan yang tersedia untuk calon mitra.