7 Cara Memilih Brand Kemitraan yang Tepat dan Tepercaya

Dalam bisnis kemitraan, brand sangat berpengaruh signifikan terhadap performa bisnis.

Maka dari itu, sebelum menjalankan bisnis kemitraan, kamu perlu memilih brand mana yang paling tepat, selain juga tepercaya.

Jadi, kamu tidak akan hanya tergiur oleh harganya yang murah dengan beragam risikonya.

Nah, MOMOYO akan memberikan beberapa langkah dalam memilih brand kemitraan yang tepat, aman, dan pastinya berpotensi mendatangkan cuan maksimal. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!

1. Memperhatikan Popularitas Brand

Cara memilih brand kemitraan yang pertama adalah melihat seberapa dikenal merek tersebut oleh masyarakat. 

Brand yang sudah punya nama besar dan gerai yang selalu ramai akan sangat memudahkan mitra karena tidak perlu lagi membangun awareness dari nol. Sebab, pasar sudah terbentuk dan siap membeli. 

Tidak mungkin, kan, kamu memilih brand kemitraan yang belum terkenal? Lagi pula, masyarakat akan lebih memilih membeli produk/layanan yang sudah ia kenal.

Setelah tahu faktor ini, kami sangat berharap kamu tidak tergiur dengan brand kemitraan yang menawarkan harga yang murah, tetapi masih banyak yang belum mengenalnya.

2. Memiliki Kualitas dan Inovasi Produk yang Konsisten

Dalam bisnis F&B, rasa adalah harga mati. Brand kemitraan yang tepercaya tidak cuma mempertahankan standar rasa yang tinggi, melainkan juga diiringi dengan inovasi yang konsisten. 

Misalnya, rutin meluncurkan menu atau varian baru agar pelanggan tidak bosan dan selalu ada alasan untuk kembali.

Apalagi, di tengah perkembangan tren media sosial yang begitu cepat, kalau brand tidak mampu beradaptasi, maka mereka harus siap untuk dikalahkan oleh kompetitor.

Maka dari itu, jika kamu saat ini sedang melakukan observasi terhadap merek kemitraan, perhatikan bagaimana mereka menciptakan inovasi, serta cara tahu kualitas produk yang ditawarkan dengan melakukan survei lapangan secara langsung.

3. Transparans dalam Hal Biaya dan Proyeksi BEP

Sebagai calon mitra yang akan menjalankan usaha kemitraan, tentu faktor biaya dan perhitungan BEP jadi indikator yang juga mesti jelas sejak awal.

Hal ini akan memudahkan untuk mengukur berapa lama brand yang dipilih mampu memberikan imbal keuntungan dari modal telah digelontorkan.

Karena itu, kamu mesti memilih brand yang terbuka sejak awal mengenai rincian modal, biaya franchise fee, hingga peralatan yang didapat. 

Merek yang baik akan memberikan simulasi Break-Even Point (BEP) atau balik modal yang realistis berdasarkan data penjualan gerai-gerai sebelumnya, serta tidak memiliki biaya tersembunyi (hidden cost).

4. Memberikan Dukungan Pelatihan dan Operasional Penuh

Fakta bahwa bisnis kemitraan sangat ramah pemula sangat bergantung pada masing-masing merek.

Jika seluruh mitra diberikan dukungan dari A-Z, mulai dari survei lokasi, desain gerai, pelatihan staf, hingga pemantauan operasional, maka kita bisa tanpa ragu untuk memilihnya.

Namun, tidak semua skema bisnis kemitraan demikian. Ada yang hanya memberikan izin penggunaan merek pada mitra, tetapi tidak dengan dukungan secara menyeluruh.

Jadi, hal ini mesti ditanyakan secara mendalam sebelum kamu memutuskan untuk memilihnya.

5. Mempunyai Supply Chain Bahan Baku yang Stabil

Bisnis akan kacau jika stok bahan baku sering kosong. Sebagai contoh, brand F&B yang kredibel pasti memiliki pusat distribusi (warehouse) yang memadai dan sistem logistik yang efisien. 

Hal ini akan menjamin ketersediaan bahan baku ke seluruh mitra di berbagai daerah tetap aman dengan harga yang terkontrol.

Selain itu, supply chain juga mampu menjaga konsistensi kualitas produk, misalnya dari segi rasa. Selain itu, juga pada ketersediaan produk.

Bayangkan jika mitra mencari bahan baku secara mandiri, belum tentu harga dan kualitasnya sama dengan mitra yang lain. Jika dibiarkan, ini akan memengaruhi kredibilitas merek itu sendiri.

6. Strategi Marketing Pusat yang Kuat dan Masif

Selanjutnya, cara memilih brand kemitraan yang tepat juga bisa ditentukan dari aktif atau tidaknya manajemen pusat melakukan promosi. 

Brand yang baik akan terus mendongkrak penjualan mitranya melalui kampanye digital, iklan media sosial, promo bulanan, hingga kolaborasi dengan influencer atau KOL (Key Opinion Leader).

Kamu beruntung dengan adanya media sosial dan internet, sebab sekarang cukup mudah untuk melihat bagaimana kiprah merek kemitraan dalam melakukan aktivitas pemasaran terutama secara online.

7. Memiliki Legalitas Usaha yang Jelas dan Sah

Memilih brand kemitraan Indonesia yang aman berarti harus mengecek legalitasnya. 

Pastikan perusahaan tersebut berbadan hukum yang jelas, memiliki izin usaha, sertifikasi halal untuk produknya, dan terdaftar di instansi terkait.

Selain iu, beberapa sertifikasi seperti halal (jika dalam bidang F&B) juga mesti kamu perhatikan.

Kamu Sudah Punya Pilihan Brand Kemitraan?

Setelah tahu cara memilih brand kemitraan yang tepat dan aman untuk pemula, kini kamu punya navigasi yang jelas dalam menentukan bisnismu ke depan.

Dengan pilihan merek kemitraan yang tepat, kamu bisa lebih meminimalisir potensi kesalahan dan kerugian, serta menjadikannya lebih terukur.

Jadi, apakah kamu sudah memilih brand kemitraan yang tepat? Jika belum, kamu bisa melirik MOMOYO sebagai partner bisnis di bidang F&B, khususnya es krim dan minuman kekinian.

MOMOYO adalah merek kemitraan es krim asal Indonesia yang kini telah mengepakkan sayapnya ke kawasan ASEAN. 

Secara keseluruhan, MOMOYO telah membuka lebih dari 1500 gerai di tanah air, dan 2000 gerai di ASEAN. 

Dukungan kepada mitra secara solid telah menjadi bukti sukses MOMOYO selama ini.

Bagaimana, apakah kamu siap menjadi mitra MOMOYO berikutnya? Kunjungi laman Kemitraan MOMOYO sekarang untuk informasi lebih lengkap!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *